Ciamis - Suasana haru dan semangat kebersamaan menyelimuti Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Kamis (09/07/2026). Melalui program Perlawanan Wilayah (Wanwil), warga setempat dibekali pengetahuan krusial tentang cara mengatasi bencana alam. Inisiasi ini datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bekerja sama erat dengan Babinsa serta Karang Taruna desa, sebuah kolaborasi yang saya rasakan begitu penting untuk menciptakan ketangguhan di tingkat akar rumput.
Kegiatan bimbingan teknis ini secara langsung melibatkan berbagai elemen penting, menciptakan sinergi yang kuat. Saya menyaksikan sendiri bagaimana antusiasme para peserta dalam menyerap materi yang disampaikan oleh para ahli.
"Wanwil Babinsa Desa Sidamulih beserta Karang Taruna Desa Sidamulih menerima Bimtek dari BPBD tentang penanggulangan bencana alam, " ujar Serka Budi Wiyono, salah satu garda terdepan dalam kegiatan ini, menyoroti esensi dari pertemuan tersebut.
Kapten Arh Agus Purnomo, Danramil 1316/Pamijahan Kodim 0613 Ciamis, turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya persiapan ini. Beliau menekankan bahwa kesiapan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga setiap individu di masyarakat. Pengalaman pribadi saya, seringkali bencana datang tanpa peringatan, sehingga pemahaman dan keterampilan mitigasi menjadi kunci keselamatan.
Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., turut mengapresiasi inisiatif ini. Ia melihatnya sebagai langkah strategis dalam membangun desa yang lebih tangguh dan mandiri dalam menghadapi ancaman bencana alam.
Dukungan dari tingkat yang lebih tinggi pun mengalir. Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.MK., menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat, termasuk dalam penanggulangan bencana.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., menyampaikan dukungannya yang kuat terhadap upaya-upaya preventif seperti ini. Ia yakin bahwa dengan pengetahuan dan kesiapan yang memadai, masyarakat akan mampu mengurangi dampak kerugian ketika bencana terjadi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk ketahanan wilayah.

Updates.